Salam kenal semua. Nama saya Ferry Aldina. Kali ini saya mau berbagi pengalaman tentang tes ELPT ITB. Buat yang mau lanjut S2 di ITB, saya sarankan untuk Tes ELPT ITB. Tapi sebenarnya bisa juga sih pakai TOEFL ITP atau IBT atau bahkan IELTS. Tapi kalau memang tujuannya memang untuk melengkapi persyaratan saja mending tes ELPT ITB aja.

Pertimbangannya lebih ke harganya sih. Kalau ELPT ITB kan daftarnya lebih murah dibanding TOEFL ITP. Jangan tanya perbandingan harga TOEFL IBT/PBT atau bahkan IELTS ya? Hehe

Nah daripada berlama-lama buat basa basinya, pastinya kalian juga membacanya juga langsung to the point kan? Sip lah kalau gitu. Check this out!

Gambaran ELPT ITB

Kalau perbedaan antara ELPT dan ITP itu terletak pada bagian listening. Jika LISTENING di TOEFL ITP ada tiga bagian, yaitu short conversation, long conversation, dan naration. Kalau di ELPT ITB itu cuma long conversation. Tapi masalahnya terletak pada kecepatan berbicara si native speakernya. ITB lebih cepet, bro! Hehe

Kalau bagian structure dan reading gak ada bedanya. Sama-sama lieur. haha

Gak Belajar Listening

Jujur, persiapan untuk mengikuti tes ELPT ITB itu cuma belajar satu hari. Itu juga pas malamnya. Saya bingung mau belajar apa dalam waktu sesingkat itu. Apalagi saya berangkat dari Bekasi dan harus bangun pagi-pagi mengejar kereta paling subuh.

Jadi saya belajar tentang structure dan reading. Kalau bagian structure, saya langsung latihan soal. Berapa soalnya? Saya cuma belajar satu materi. Verb ing itu juga. Hehe

Sedangkan untuk reading itu baca tips-tipsnya saja. kalau ide bacaan tinggal perhatikan kalimat pertama dari setiap paragraf. Kalian juga pasti tahu lah ya? Saya juga sebenarnya tahu sih sebelum bacanya.

Belajar singkat

Kalau diporsir otaknya untuk berpikir malah jadi gak maksimal buat besok tesnya. Jadi saya lebih menguatkan apa yang saya fahami dan selebihnya memberikan hak tubuh untuk istirahat. Percuma kan kalau belajar keras tapi stress pas ujian?

Banyak Doa

Saya juga sadar kalau ikhtiar saya dengan belajar singkat itu tidak maksimal. Karena pepatah kan bilang kalau “usaha tidak mengkhianati hasil”. Masalahnya adalah jika kita berpikir logika maka saya tidak akan berhasil.

Jadi saya kuatkan dalam doa. “Ya Allah saya pengen lolos jadi mahasiswa ITB, tolong bantu supaya tesnya dimudahkan dan bisa lolos dengan nilai diatas standar.”

Pengumuman

Biasanya pengumuman itu bisa dilihat di website learning center ITB 2-3 hari setelah tes. Tapi karena waktu itu saya website LC ITB dapat kendala teknis, jadi nilainya gak keluar. Jadinya saya nunggu sekitar satu minggu dan Alhamdulillah lolos dan nilainya 90. Lumayan lah bisa diatas standar 77 buat jadi mahasiswa S2 ITB.

Segitu aja ya teman-teman sharingnya. Semoga dapat insight yang bermanfaat.

Berikut CERITA SAYA LOLOS TPA DENGAN NILAI 550.

KIAT LULUS TES ELPT ITB
Tagged on:         

One thought on “KIAT LULUS TES ELPT ITB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *